Cara Setting Login Hotspot Mikrotik, Panduan Langkah Demi Langkah

Cara Setting Login Hotspot Mikrotik, Panduan Langkah Demi Langkah

Cara Setting Login Hotspot Mikrotik – Jika Anda sedang mencari cara untuk mengatur login hotspot untuk jaringan Mikrotik Anda, Anda telah datang ke tempat yang tepat. Mikrotik adalah salah satu merek router paling populer di Indonesia, dan banyak pengguna Mikrotik membutuhkan cara untuk mengatur login hotspot agar dapat membatasi penggunaan internet pada jaringan mereka.

Dalam artikel ini, kami akan membahas langkah-langkah yang perlu diikuti untuk mengatur login hotspot Mikrotik dengan mudah.

Apa itu Login Hotspot?

Sebelum membahas cara setting login hotspot Mikrotik, mari kita bahas terlebih dahulu apa itu login hotspot. Login hotspot adalah cara untuk membatasi akses internet pada jaringan Anda dengan meminta pengguna untuk memasukkan username dan password sebelum mereka dapat terhubung ke internet. Ini berguna untuk membatasi penggunaan internet pada jaringan Anda dan memberikan kontrol penuh kepada Anda sebagai administrator

Cara Setting User & Password Login di Hotspot Mikrotik

Cara Setting User & Password Login di Hotspot Mikrotik

Hotspot Mikrotik adalah salah satu fitur pada router Mikrotik yang berfungsi sebagai portal autentikasi untuk mengontrol akses internet melalui perangkat seperti smartphone, laptop, tablet, atau perangkat lainnya. Dalam menggunakan layanan hotspot ini, Anda bisa menentukan username dan password yang berbeda-beda bagi setiap pengguna.

1. Setting user dan password login di hotspot Mikrotik

Berikut ini adalah cara mudah untuk setting user dan password login di hotspot Mikrotik:

  1. Buka aplikasi Winbox dan klik menu IP > Hotspot > User.
  2. Setelah itu, klik tombol Add New untuk menambahkan user baru.
  3. Isi Name dan Password sesuai dengan yang Anda inginkan. Anda juga bisa menentukan Server dan Profile yang akan digunakan oleh user tersebut.
  4. Jika sudah selesai, klik OK untuk menyimpan pengaturan. Kemudian, user baru yang Anda tambahkan akan muncul pada daftar User.

Sekarang, setiap kali ada pengguna yang ingin mengakses internet melalui jaringan hotspot Mikrotik, mereka harus memasukkan username dan password yang sudah ditentukan sebelumnya. Hal ini tentu sangat berguna untuk mengontrol akses internet, terutama dalam lingkungan seperti perusahaan atau instansi yang memerlukan keamanan dan pengawasan akses yang baik.

Dalam pengaturan hotspot Mikrotik, Anda juga bisa menambahkan fitur Radius Server untuk memudahkan autentikasi pengguna. Dengan cara ini, setiap kali ada pengguna yang memasukkan username dan password di hotspot Mikrotik, server akan melakukan validasi terhadap kombinasi username dan password tersebut. Jika validasi sukses, pengguna akan diberikan akses internet yang sesuai dengan regulasi yang diatur.

Demikianlah cara mudah untuk mengatur user dan password login di hotspot Mikrotik. Selain itu, Anda juga bisa mengeksplore berbagai fitur lain pada aplikasi Winbox seperti Radius Server atau User Profile untuk mengoptimalkan penggunaan hotspot Mikrotik sesuai kebutuhan Anda.

2. Konfigurasi Halaman Login pada Hotspot Mikrotik

Hotspot pada Mikrotik memungkinkan para admin jaringan untuk membatasi akses pengguna. Tidak hanya itu, hotspot juga dapat membantu bisnis atau organisasi untuk memberikan layanan Wi-Fi gratis kepada pengunjung.

Ketika pengguna terhubung ke jaringan hotspot, mereka akan ketemu dengan sebuah halaman login yang meminta mereka memasukan detail login sebelum dapat mengakses internet melalui jaringan Wi-Fi tersebut. Namun, halaman login ini dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan organisasi atau bisnis. Berikut adalah beberapa cara mudah untuk mengkonfigurasikan halaman login pada hotspot Mikrotik.

3. Pilih Template Halaman Login

Template halaman login menentukan tata letak, tampilan, bahasa, dan informasi yang ditampilkan pada halaman login hotspot. Mikrotik menyediakan berbagai macam template yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan organisasi atau bisnis. Beberapa template juga dapat disesuaikan dengan perubahan warna atau logo untuk memberikan branding pada halaman login. Untuk mengganti template halaman login hotspot, ikuti langkah – langkah di bawah ini:

  1. Akses routerboard Mikrotik Anda dengan Winbox atau melalui web browser Anda dengan memasukan IP address dari routerboard.
  2. Masuk ke menu “Hotspot->Users->Server Profiles” dan klik pada profile server hotspot yang sudah dibuat.
  3. Pada jendela “Server Profile Hotspot”, pilih tab “Login”. Pada tab ini, Anda akan menemukan sebuah kolom yang memungkinkan Anda untuk memilih berbagai template halaman login yang tersedia.
  4. Pilih template halaman login yang cocok dengan organisasi atau bisnis Anda. Setelah Anda memilih, Anda dapat melihat hasil dari template dengan mengklik tombol “Preview”. Apabila Anda tidak menemukan template yang cocok, Anda juga dapat membuat template Anda sendiri.
  5. Simpan setelan yang sudah diubah tadi dengan mengklik tombol “Apply” pada jendela “Server Profile Hotspot”. Sekarang, halaman login hotspot sudah diubah sesuai dengan yang Anda inginkan.
Baca Juga:  Cara Membuat Koneksi IPsec VPN pada Router Mikrotik

Kustomisasi Halaman Login Hotspot

Setelah Anda memilih template halaman login, maka halaman tersebut dapat disesuaikan dengan tampilan keinginan Anda. Beberapa hal yang dapat disesuaikan yaitu warna, gambar latar belakang, tampilan logo dan informasi lainnya di halaman login hotspot. Berikut adalah beberapa langkah untuk mengkustomisasi halaman login hotspot:

  1. Akses routerboard Anda dengan Winbox atau melalui web browser Anda dengan memasukan IP address dari routerboard.
  2. Pilih menu “Files” pada menu utama.
  3. Dalam menu file, buat file baru dengan nama “hotspot.html”. File ini akan menggantikan halaman login yang asli dengan halaman login yang baru. Gunakan HTML dan CSS untuk membuat halaman login hotspot sesuai dengan keinginan Anda.
  4. Setelah membuat file hotspot.html, upload file tersebut pada routerboard Anda dengan klik tombol “Upload” di menu file. Anda juga bisa upload gambar atau logo bisnis Anda pada routerboard tersebut.
  5. Setelah file di-upload, akses menu “Hotspot -> Users -> Server Profiles” pada routerboard Anda. Klik pada Profile Server Hotspot yang sudah dibuat.
  6. Pada jendela “Server Profile Hotspot”, pilih tab “Login”. Tekan tombol “HTML” untuk memasukan kode HTML untuk halaman login hotspot yang sudah dibuat tadi. Setelah menambahkan kode tersebut, klik tombol “Apply” untuk menyimpan dan mengkonfigurasikan halaman login Anda.

Setelah Anda menyelesaikan konfigurasi halaman login pada hotspot Mikrotik, Anda akan memiliki kendali penuh atas tampilan halaman login hotspot tersebut. Anda bisa mengubah template secara teratur, misalnya saat merayakan hari besar atau mempromosikan sebuah produk baru. Dengan lebih mempersonalisasi halaman login hotspot, organisasi atau bisnis Anda juga dapat memperkuat branding mereka pada pengguna hotspot.

Cara Menyesuaikan Tampilan Halaman Login di Hotspot Mikrotik

Jika Anda memiliki bisnis yang memerlukan jaringan Wi-Fi untuk pelanggan Anda, Anda mungkin tak ingin menggunakan halaman login hotspot Mikrotik yang biasa-biasa saja. Halaman login dapat menampilkan logo perusahaan, peringatan legal, atau pesan sambutan yang menarik bagi pelanggan mereka. Berikut adalah cara menyesuaikan tampilan halaman login di Hotspot Mikrotik.

Menyesuaikan Tampilan halaman login

Anda harus memiliki dompet untuk memesan menuju pengaturan Hotspot Mikrotik. Setelah login, Anda harus klik menu “output disesuaikan>  “halaman login> dan pilih salah satu dari dua pilihan ini. Pilihan ini adalah “sederhana HTML” dan “halaman login biasa“.

Jika Anda memilih “sederhana HTML“, Anda dapat menyesuaikan tampilannya sesuai dengan keinginan Anda. Anda bahkan dapat menambahkan logo perusahaan atau pesan sambutan ke halaman login tersebut. Untuk menambahkan logo, cukup ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Masuk ke pengaturan Hotspot Mikrotik Anda.
  2. Pilih “output disesuaikan>halaman login” > “sederhana HTML“.
  3. Klik “gambar” > “tambah gambar“.
  4. Pilih gambar yang ingin ditambahkan.
  5. Ubah tampilan gambar menjadi yang anda inginkan.
  6. Klik “tampilan>simpan“.

Setelah Anda melakukan hal tersebut, Anda akan melihat logo perusahaan Anda muncul pada halaman login hotspot Mikrotik dan pengguna Anda akan lebih mudah mengenali jaringan Wi-Fi Anda.

Anda juga bisa menyesuaikan tampilan halaman login menggunakan HTML. Ini memerlukan sedikit pengetahuan tentang HTML dan CSS, namun bisa memberikan hasil yang lebih menarik. Untuk melakukan ini, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Buka teks editor.
  2. Masukkan kode HTML dan CSS sesuai desain Anda di editor teks.
  3. Simpan kode tersebut sebagai “halaman.html“.
  4. Masuk ke pengaturan Hotspot Mikrotik.
  5. Pilih “output disesuaikan>halaman login” > “halaman HTML“.
  6. Browse dan pilih file “halaman.html” yang telah disimpan.
  7. Simpan pengaturan dan pastikan bahwa halaman HTML terlihat seperti yang Anda inginkan pada preview.
Baca Juga:  Langkah-langkah Konfigurasi TP-Link WR840N

Dengan melakukan hal tersebut Anda dapat menyesuaikan halaman login hotspot Mikrotik Anda sesuai dengan preferensi Anda. Halaman login yang menarik dan terlihat profesional dapat meningkatkan citra bisnis Anda, memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik, dan bisa menambah jumlah pelanggan yang lebih banyak.

Mengatur Waktu Akses pada Hotspot Mikrotik

Mengatur Waktu Akses pada Hotspot Mikrotik

Hotspot Mikrotik sangat berguna untuk bisnis seperti kafe, restoran, dan tempat umum. Untuk mengatur waktu akses hotspot yang aman dan efektif, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan melakukan pengaturan router Mikrotik. Berikut ini adalah cara lengkap mengatur waktu akses pada hotspot Mikrotik:

1. Menentukan Jadwal Waktu

Untuk memulai cara mengatur waktu akses pada hotspot Mikrotik, Anda harus menentukan jadwal waktu yang akan diterapkan. Anda bisa menggunakan pada hari-hari tertentu dalam seminggu, jam kedatangan dan jam pulang kerja, atau bahkan jam istirahat. Dalam menentukan jadwal waktu, pastikan Anda memperhitungkan jam-jam sibuk dan sepi agar pengunjung bisa merasakan akses yang adil dan seimbang dalam penggunaan hotspot Mikrotik.

2. Membuat Skrip

Dalam melakukan pengaturan hotspot Mikrotik, Anda membutuhkan skrip atau script menjadi landasan dasar agar waktu akses bisa teratur. Dalam membuat skrip, Anda disarankan untuk selalu menambahkan nomor sesuai perintah yang diberikan, seperti IP Firewall dan System. Pastikan juga untuk menyetel skrip dengan hati-hati untuk menghindari kesalahan dalam penanggalan dan waktu akses hotspot Mikrotik.

3. Mengaktifkan User Manager

Untuk bisa melakukan pengaturan waktu akses pada hotspot Mikrotik, Anda juga harus mengaktifkan User Manager. Aktifkan User Manager dan pastikan Anda telah memasukkan semua pengguna pada sistem User Manager. Setelah itu, buatlah file default.html dalam folder hotspot dengan menduplikasi file login.html dan ubah atau re-design file tersebut agar sinkron dengan kebutuhan dan Pemilik Hotspot Mikrotik.

4. Konfigurasi Mikrotik Hotspot

Setelah selesai membuat skrip dan mengaktifkan User Manager, maka langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi hotspot Mikrotik untuk mengatur waktu akses. Pertama, tambahkanlah ‘time-based access rule’ kepada skrip yang telah dibuat sebelumnya. Dalam menambahkan rule, pastikan Anda memperhatikan: ‘starting-time‘ dan ‘duration‘ yang telah ditentukan pada skrip, serta sumber dan action yang disetujui. Pastikan juga Anda mengaktifkan proxy hotspot Mikrotik agar kotak dialog login yang dimaksud selalu ditampilkan pada browser Pelanggan Hotspot Mikrotik.

Demikian cara lengkap mengatur waktu akses pada hotspot Mikrotik. Dengan melakukan langkah-langkah di atas, maka pengunjung hotspot Mikrotik akan mendapatkan akses yang aman dan efektif, serta dapat menikmati layanan Wifi lebih lama dan terjadwal dengan jelas. Selamat mencoba!

Cara Membatasi Kecepatan Akses pada Hotspot Mikrotik

Hotspot Mikrotik adalah salah satu aplikasi hotspot yang popular di kalangan wirausaha, perkantoran, rumah sakit, kampus, dan lain sebagainya. Dalam menggunakannya, sering kali diterapkan pembatasan kecepatan akses untuk menjaga kualitas jaringan bagi pengguna hotspot tersebut. Bagaimana caranya? Berikut adalah beberapa cara mengatur pembatasan kecepatan akses pada Hotspot Mikrotik:

1. Membatasi Bandwidth Global

Cara pertama yang dapat dilakukan adalah dengan membatasi bandwidth secara global. Langkah-langkahnya yaitu, masuk ke menu “IP -> Hotspot -> User Profiles -> default” kemudian di kolom “Rate Limit (rx/tx)” kita masukkan angka pembatasannya. Contoh: 256k/512k. Artinya, download akan dibatasi 256kbps dan upload akan dibatasi 512kbps.

2. Membatasi Bandwidth pada Address List

Cara kedua untuk membatasi kecepatan akses pada Hotspot Mikrotik yaitu dengan membatasi bandwidth pada address list.

  • Seperti pada cara sebelumnya, kita masuk ke menu “IP -> Hotspot -> User Profiles -> default“. Namun pada kolom “Rate Limit (rx/tx)“, kita mengetikkan angka pembatasan yang diinginkan.
  • Setelah itu kita buatlah address list. Misal kita ingin membatasi kecepatan akses pada IP Address 192.168.1.5, maka kita masukkan “ip firewall address-list add list=restricted address=192.168.1.5” pada terminal.
  • Setelah itu, kita tambahkan content pada queue tree “ip firewall mangle add chain=prerouting src-address-list=restricted action=mark-packet new-packet-mark=restricted passthrough=yes” dan “queue tree add name=restricted packet-mark=restricted parent=global-in limit-at=256k max-limit=256k burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s“. Pada contoh tersebut akan dibatasi download/download sebesar 256kbps.

3. Membatasi Bandwidth pada Tiap User

Cara ketiga untuk membatasi kecepatan akses pada Hotspot Mikrotik yaitu dengan membatasi bandwidth pada tiap user.

  • Kita masuk ke menu “IP -> Hotspot -> User
  • Kemudian pilihlah user yang ingin dibatasi bandwidthnya.
  • Setelah itu, kita masukkan nilai pembatasannya pada kolom “Rate Limit“. Contohnya, kita batasi user bernama “john” dengan bandwidth download sebesar 256k dan upload sebesar 512k maka kita isi pada kolom “download” dan “upload” dengan angka tersebut.
Baca Juga:  Cara Setting PPTP Server di Mikrotik

4. Membuat Queue Tree Baru

Cara keempat untuk membatasi kecepatan akses pada Hotspot Mikrotik yaitu dengan membuat queue tree baru di dalam Mangle.

  • Kita harus memisahkan trafik hotspot dari trafik umum.
  • Selanjutnya kita menambahkan queue cukup sesuai dengan pembagian ke dalam queue tersebut. Contoh: “queue tree add name=hotspot parent=global-in packet-mark=hotspot limit-at=2048k max-limit=2048k burst-limit=0 burst-threshold=0 burst-time=0s“. Pada contoh tersebut akan dibatasi download/download sebesar 2048kbps.

5. Membatasi Bandwidth Pada Jam Tertentu

Cara kelima untuk membatasi bandwidth akses pada Hotspot Mikrotik yaitu dengan membatasi bandwidth pada jam tertentu. Hal ini dapat dilakukan misalnya pada jam sibuk di kantor atau pada saat jumlah pengguna hotspot sedang bertambah. Caranya:

  • Kita masuk ke menu “IP -> Firewall -> Schedule“.
  • Lalu kita tambahkan schedule baru dengan menekan “Add” dan kita isi nama pada kolom “Name“, nama interval pada kolom “Interval“, hari pada kolom “Days“, dan jam pada kolom “Start Time“.
  • Kemudian kita masuk ke menu “IP -> Firewall -> Mangle“.
  • Kita buatlah rules baru pada chain yang diinginkan dengan mengetikkan “prerouting_vlan10” pada terminal.
  • Pada kolom “Action“, pilihlah “mark-packet“.
  • Setelah itu pada kolom “New Packet Mark“, kita masukkan “internet-terbatas
  • dan pada kolom “Passthrough” pilih “yes” dan kita tekan “OK“.
  • Terakhir kita tambahkan pula pada kolom “Queue” pada menu “IP -> Queue -> Queue Types” yaitu kita tambahkan “internet-terbatas” dan kita atur nilai bandwidth yang diinginkan.

Demikian merupakan lima cara yang dapat dilakukan dalam membatasi kecepatan akses pada Hotspot Mikrotik. Lakukanlah pembatasan tersebut dengan bijaksana supaya kualitas jaringan tetap terjaga dan pengguna hotspot menjadi puas dengan pelayanan yang diberikan.

FAQs Tentang Cara Setting Login Hotspot Mikrotik

Apakah saya bisa membuat lebih dari satu halaman login hotspot?

Ya, Anda bisa membuat lebih dari satu halaman login hotspot. Anda cukup membuat halaman login yang berbeda untuk setiap hotspot yang ingin Anda buat, lalu mengkonfigurasi hotspot sesuai dengan halaman login yang telah Anda buat.

Apakah saya harus membuat user dan password untuk setiap pengguna yang akan terhubung ke jaringan hotspot?

Ya, Anda harus membuat user dan password untuk setiap pengguna yang ingin terhubung ke jaringan hotspot Anda. Hal ini untuk membatasi akses internet dan memberikan kontrol penuh kepada Anda sebagai administrator.

Apakah saya bisa mengatur batasan waktu penggunaan internet pada hotspot?

Ya, Anda bisa mengatur batasan waktu penggunaan internet pada hotspot dengan mengkonfigurasi opsi “session timeout” pada hotspot.

Bagaimana cara mengganti halaman login hotspot yang telah saya buat?

Anda bisa mengganti halaman login hotspot yang telah Anda buat dengan mengedit halaman HTML yang telah Anda buat sebelumnya, lalu mengaplikasikan perubahan tersebut pada konfigurasi hotspot.

Apakah ada opsi untuk membatasi jumlah pengguna yang dapat terhubung ke hotspot?

Ya, Anda bisa membatasi jumlah pengguna yang dapat terhubung ke hotspot dengan mengkonfigurasi opsi “user profile” pada hotspot.

Apakah ada cara untuk mengamankan jaringan hotspot saya?

Ya, Anda bisa mengamankan jaringan hotspot Anda dengan mengkonfigurasi opsi “security profile” pada hotspot, seperti enkripsi WPA2 atau mengaktifkan “mac-address filtering“.

Mengatur login hotspot Mikrotik tidaklah sulit jika Anda mengikuti langkah-langkah yang telah teknadocnetwork.com jelaskan di atas. Dengan mengatur login hotspot, Anda bisa membatasi penggunaan internet pada jaringan Anda dan memberikan kontrol penuh kepada Anda sebagai administrator.

Jangan lupa untuk mengatur opsi tambahan seperti “firewall” dan “Mikrotik User Manager” untuk mengamankan jaringan hotspot Anda. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dalam mengatur login hotspot Mikrotik.

Artikel lainya: