cara setting avast internet security
cara setting avast internet security

Cara Setting Avast Internet Security

Cara Setting Avast Internet Security – Jika kamu ingin merasa aman saat menggunakan internet, Avast Internet Security bisa menjadi solusi bagi kamu yang ingin mempercayakan keamanan internet kamu pada software antivirus terbaik. Avast Internet Security dilengkapi dengan fitur-fitur andalan yang bisa memproteksi privacy kamu, mendeteksi threat secepat kilat, dan menghapus ancaman yang terdeteksi.

Download dan Install Avast Internet Security

Download dan Install Avast Internet Security

Ada beberapa langkah yang harus kamu lakukan untuk mendownload dan menginstall Avast Internet Security, simak penjelasan di bawah ini.

  1. Pertama, kamu harus mengunduh Avast Internet Security terlebih dahulu pada website resminya, www.avast.com. Setelah website terbuka, kamu akan melihat tombol “Free Download” pada laman utama, klik tombol tersebut.
  2. Setelah kamu mengklik tombol “Free Download”, kamu akan masuk ke halaman registrasi. Masukkan data-data yang dibutuhkan seperti email, password dan negara asal, kemudian klik tombol “Register for Free License”. Setelah itu, kamu akan menerima email dari Avast yang berisi link download dan informasi serial number.
  3. Setelah kamu mendapatkan email tersebut, klik link download di dalam email tersebut, dan proses pengunduhan akan dimulai. Ukuran database Avast Internet Security cukup besar, maka proses pengunduhan akan memerlukan waktu yang cukup lama. Saat proses pengunduhan berlangsung, jangan memutuskan koneksi internet kamu, hindari juga penggunaan berat lainnya pada komputer kamu, supaya proses pengunduhan berlangsung lebih cepat dan berjalan lancar.
  4. Setelah proses pengunduhan selesai, langkah selanjutnya adalah menginstall Avast Internet Security. Cari file yang telah kamu unduh sebelumnya, double click pada file tersebut untuk membuka jendela instalasi. Ikuti instruksi yang muncul, pilih tempat dimana kamu ingin Avast Internet Security terinstall.
  5. Saat proses instalasi berjalan, jangan biarkan komputer kamu terputus dari jaringan internet. Langkah ini untuk memastikan Avast Internet Security bisa terinstall dengan sempurna dan terhubung ke database Avast yang selalu mendapatkan update terbaru sehingga bisa mendeteksi threat baru dengan cepat.
  6. Setelah proses instalasi selesai, jalankan Avast Internet Security dan registrasikan serial number yang kamu terima dari email Avast sebelumnya. Setelah proses registrasi selesai, Avast Internet Security siap digunakan dan kamu akan merasa lebih aman saat berselancar di dunia maya.

Yang perlu kamu perhatikan saat menggunakan Avast Internet Security adalah pastikan selalu melakukan update pada software ini agar bisa mendeteksi threat terbaru dengan cepat. Jangan lupa pula untuk memperbarui database definisi virus secara berkala agar proteksi pada komputer kamu selalu up-to-date dan tidak kehilangan fungsinya.

Baca Juga:  Cara Mengurutkan Daftar Pustaka di Word

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu sudah bisa merasa aman saat menggunakan internet. Avast Internet Security akan melindungi kamu dari threat apapun sehingga kamu bisa menjelajahi dunia maya dengan lebih bebas tanpa khawatir.

Setting Proteksi Security Level pada Avast

Avast Internet Security merupakan antivirus yang banyak digunakan oleh pengguna komputer untuk melindungi data-data penting mereka dari serangan malware, virus, dan ancaman online lainnya. Namun seringkali para pengguna hanya meng-install software tersebut tanpa memahami cara pengaturannya secara optimal. Oleh karena itu, pada artikel ini akan dijelaskan cara setting proteksi security level pada Avast agar pengguna dapat memaksimalkan penggunaan software tersebut.

Setting proteksi security level pada Avast terdiri dari beberapa tahapan yaitu:

1. Membuka Pengaturan Avast

Langkah awal yang harus dilakukan adalah membuka pengaturan Avast. Caranya adalah dengan membuka software Avast Internet Security, dan masuk ke menu “Settings” yang berada di pojok kanan bawah.

2. Mengatur Jenis Proteksi yang Dibutuhkan

Setelah membuka menu “Settings”, langkah selanjutnya adalah mengatur jenis proteksi yang dibutuhkan. Avast Internet Security memiliki beberapa jenis proteksi, yaitu:

Antivirus: Proteksi dasar Avast yang melindungi dari serangan virus, trojan, dll.

Firewall: Proteksi dari serangan hacker dan pencurian data melalui jaringan internet.

Ransomware Shield: Proteksi dari serangan Ransomware yang bisa mengenkripsi data Anda dan meminta uang untuk membukanya kembali.

Web Shield: Proteksi dari berbagai macam ancaman saat browsing internet seperti situs phishing, malware, dan lain-lain.

Email Shield: Proteksi dari ancaman yang masuk melalui email seperti spam, malware, dan phising.

Sandbox: Mode pengujian untuk software atau file baru, sehingga memastikan bahwa software atau file tersebut aman.

Dalam mengatur jenis proteksi tersebut, Anda dapat menentukan level proteksi dari setiap jenis proteksi di Avast. Setiap jenis proteksi tersebut memiliki pilihan, yaitu: Auto, Ask, High, dan Strict. Setiap jenis proteksi memiliki level yang berbeda-beda.

Auto: memilih level proteksi yang disarankan oleh Avast untuk pengguna.

Ask: meminta persetujuan pengguna untuk mengaktifkan proteksi.

High: memaksimalkan level proteksi

Strict: mempunyai level proteksi tertinggi dan paling mengambil sumber daya.

Setiap pengguna bisa mengatur level proteksi dari jenis proteksi yang diinginkan dengan menekan / menggeser slider ke satu sisi atau ke sisi lain.

Terkadang, pengguna tidak perlu mengaktifkan semua jenis proteksi di Avast. Jika device yang digunakan lebih membutuhkan performa yang lebih baik, beberapa jenis proteksi bisa diatur ke level low.

3. Mengatur Eksepsi Proteksi

Selain mengatur jenis proteksi yang dibutuhkan, pengguna juga bisa mengatur eksepsi proteksi. Eksepsi proteksi berfungsi untuk mengatur file atau folder tertentu yang tidak ingin di-scan atau dijadikan proteksi oleh Avast.

Situs atau URL yang dianggap aman juga bisa ditambahkan ke daftar eksepsi untuk memaksimalkan performa dan mengurangi penggunaan sumber daya.

Dalam memilih eksepsi tersebut, ada baiknya pengguna mempertimbangkan mengaktifkan eksepsi di file atau folder yang aman dan dipercayai. Jika terjadi kesalahan, seperti virus masuk ke dalam file atau folder yang di-exclude, hal tersebut dapat berbahaya bagi pengguna.

Baca Juga:  Cara Setting AMD Radeon untuk PES 2016

4. Mengatur Proteksi Cloud dan Proteksi Tingkat Lingkungan

Proteksi Cloud pada Avast Internet Security adalah fitur yang berfungsi untuk membantu pengguna dalam menganalisa file dan detect virus yang belum dikenal oleh Avast. Pengguna dapat mengaktifkan proteksi cloud untuk memperbaiki performa deteksi virus oleh Avast.

Sementara itu, Proteksi Tingkat Lingkungan berfungsi untuk menganalisis ancaman berdasarkan tingkatannya. Proteksi Tingkat lingkungan terbagi menjadi 3 level, seperti Low, Medium, dan High. Pengguna bisa memilih level proteksi ini berdasarkan kebutuhan.

Bagi pengguna Avast Internet Security, mengatur proteksi security level merupakan hal yang penting untuk memaksimalkan penggunaan software tersebut. Dengan mengatur tingkat proteksi dengan benar, pengguna bisa memastikan bahwa data-data dan device mereka aman dari serangan malware dan ancaman online lainnya.

Konfigurasi Firewall pada Avast Internet Security

Avast Internet Security adalah program keamanan internet yang mengintegrasikan perlindungan dari virus, spyware, dan malware, serta fitur firewall yang efektif dalam mencegah adanya serangan dari luar.

Firewall adalah dinding pertahanan yang dapat melindungi komputer dari pemindaian yang tidak sah oleh pengguna jaringan yang tidak diinginkan. Avast Internet Security memiliki pengaturan kontrol firewall tingkat lanjut dan mudah diakses dan dikonfigurasi oleh pengguna. Berikut adalah beberapa cara untuk mengatur konfigurasi firewall pada Avast Internet Security.

1. Pilih opsi Firewall

Setelah Anda membuka Avast Internet Security, klik opsi ‘Protection’ kemudian pilih opsi Firewall. Akan ada dua jenis keamanan yang ditawarkan oleh Avast Internet Security; Firewall yang standar dan Firewall yang diperbarui. Firewall yang standar telah mengikuti aturan umum untuk penggunaan, sementara Firewall yang diperbarui akan melakukan pembaruan terhadap aturan yang baru dan memungkinkan pengguna untuk mengatur aturan-aturan tambahan.

2. Atur Firewall pada tingkat Ahli

Pada pengaturan firewall Avast Internet Security, ada pilihan untuk memilih pengaturan tingkat ahli yang memungkinkan pengguna untuk mengatur koneksi-koneksi tertentu pada jaringan internal dan eksternal. Pilih opsi ‘Expert Settings’ dan atur pengaturan Firewall sesuai dengan preferensi Anda.

3. Atur Firewall sesuai dengan kebutuhan

Selain pengaturan Firewall pada tingkat ahli, Avast Internet Security juga menyediakan pengaturan firewall yang mudah dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Anda dapat mengatur firewall sesuai dengan jenis jaringan internet yang digunakan, atau mengatur firewall sesuai dengan jenis koneksi yang dikenali oleh Avast Internet Security. Setelah mengatur pengaturan yang diinginkan, klik tombol ‘Apply’ untuk menyimpan pengaturan firewall.

4. Pengaturan Ekspres Firewall

Pada opsi ‘Firewall’, pengguna juga dapat memilih opsi ‘Express Setting’ untuk mengatur firewall dengan pengaturan standar yang telah disiapkan oleh Avast Internet Security. Pilihan ini ideal untuk pengguna baru yang belum terbiasa dengan pengaturan firewall atau pengguna yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengatur aturan firewall secara manual.

Baca Juga:  Cara Memotong Gambar di Microsoft Word: Tutorial dan Informasi Lengkap

Konfigurasi firewall pada Avast Internet Security dapat membantu melindungi komputer dari serangan virus dan malware. Dengan beberapa pengaturan sederhana, firewall bisa menjadi keamanan tambahan yang efektif pada komputer. Jangan lupa untuk selalu memperbarui Antivirus dan Firewall Anda untuk merapatkan celah keamanan pada komputer Anda.

Setting Automatic Software Update pada Avast

Perangkat lunak keamanan internet adalah hal yang penting bagi setiap pengguna komputer. Salah satunya adalah Avast Internet Security. Ada banyak fitur yang ditawarkan dari Avast Internet Security, sehingga pengguna harus memahami cara menggunakan setiap fitur tersebut. Salah satunya adalah cara setting automatic software update pada Avast. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan program selalu up-to-date, melindungi komputer dari berbagai ancaman.

Update software adalah salah satu hal yang paling penting untuk dilakukan dalam menjaga keamanan komputer. Dalam update tersebut, biasanya akan diperbaiki bug dan masalah keamanan. Maka dari itu, update software sangat penting dilakukan.

Untuk melakukan setting automatic software update pada Avast, langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Pertama, buka aplikasi Avast Internet Security pada komputer Anda.
  2. Kemudian, pilih Settings pada pojok kanan bawah aplikasi, dan klik Update pada bagian vertikal kiri.
  3. Setelah itu, pilih Automatic update pada bagian atas dan kemudian pilih Basic atau Full pada opsi program dan virus definisi.
  4. Anda juga bisa memilih opsi waktu kapan update dilakukan, apakah pagi, siang, atau malam.
  5. Terakhir, klik OK untuk menyimpan hasil settingan.

Setelah itu, sekarang Avast Internet Security akan secara otomatis melakukan update software saat sudah tersedia. Pengguna tidak perlu khawatir lagi tentang keamanan komputer, karena Avast akan selalu melakukan update software secara otomatis.

Selain melakukan setting automatic software update, pengguna juga harus melakukan tips yang biasa dilakukan agar installasi software tidak terganggu dan update bisa berjalan dengan baik. Berikut adalah tips-tips yang bisa dilakukan jika ingin melakukan update software yang sukses.

  1. Pertama, pastikan layanan Windows Update sudah berjalan dengan baik. Layanan Windows Update ini sangat penting dalam melakukan update software. Cara mengeceknya, buka pengaturan, pilih Update & Security, lalu pilih Tap Windows Update dan cek layanan Windows Update.
  2. Kedua, pastikan koneksi internet Anda stabil. Koneksi internet yang stabil akan membuat proses update software berjalan dengan lancar.
  3. Ketiga, hapus file update yang sudah kadaluarsa. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menghapus file update di folder SoftwareDistribution pada folder Windows.
  4. Terakhir, pastikan ruang penyimpanan cukup untuk installasi. Update software seringkali membutuhkan ruang yang cukup di hard disk, pastikan bahwa ruang penyimpanan cukup untuk melakukan instalasi.

Jika pengguna melakukan tips-tips di atas, maka update software akan lancar tanpa ada masalah. Setelah update selesai dilakukan, pengguna pun bisa merasa tenang karena proteksi komputer akan semakin kuat terhadap berbagai ancaman.