cara setting bluestack biar ringan
cara setting bluestack biar ringan

Cara Setting Bluestack Biar Ringan

Jika Anda ingin menggunakan aplikasi Android di PC Windows atau Mac, Bluestacks bisa menjadi solusi terbaik. Namun, banyak user yang mengeluhkan Bluestacks sering kali menjadi sangat lambat dan terkadang menjadi tidak responsif. Ada beberapa cara setting Bluestacks biar ringan dan optimal performanya. Tiga cara berikut ini bisa membantu Anda meningkatkan kinerja dan memastikan Bluestacks bekerja lebih ringan saat digunakan.

Install Bluestacks dengan Pengaturan Terbaik untuk Performa yang Lebih Baik

Install Bluestacks dengan Pengaturan Terbaik untuk Performa yang Lebih Baik

Bluestacks sudah dirancang untuk dapat digunakan pada perangkat dengan performa yang baik, namun sayangnya tidak semua komputer memiliki performa yang kuat untuk menjalankan Bluestacks secara lancar tanpa masalah. Jadi, sebelum menginstal Bluestacks pastikan untuk melihat spesifikasi hardware PC atau Mac Anda. Dalam hal ini, memperhatikan jumlah RAM dan kapasitas ruang hard drive adalah hal yang sangat penting.

Jika RAM kurang dari 4GB, maka Bluestacks akan sering crash atau terkadang mengalami lag saat digunakan. Anda bisa memilih settingan rendah dalam menggunakan aplikasi pada bagian pengaturan Bluestacks. Sehingga, kamu harus memaksimalkan RAM yang seadanya untuk menjalankan Bluestacks dengan lancar.

Selain RAM, hard drive pada PC dan Mac yang tidak memiliki kapasitas tersisa, bisa menyebabkan Bluestacks menjadi lambat, dan sulit untuk diinstal. Oleh sebab itu, sebelum menginstal Bluestacks, pastikan hard drive Anda memiliki kapasitas yang cukup dan masih tersedia banyak tempat pada penyimpanan hard disk Anda.

Jika kedua hardware tersebut memenuhi syarat, Anda bisa lanjutkan ke tahap selanjutnya yaitu melakukan beberapa setting pada Bluestacks.

Mengaktifkan Mode Virtualisasi untuk Mengoptimalkan Penggunaan CPU

Bluestack merupakan emulator Android yang populer digunakan untuk menjalankan aplikasi game atau sosial media di PC Windows. Dalam penggunaannya, Bluestack seringkali mengalami masalah seperti performa yang lambat dan memakan banyak sumber daya CPU. Akan tetapi, ternyata ada cara setting Bluestack biar ringan dengan dengan mengaktifkan Mode Virtualisasi sebagai cara mengoptimalkan penggunaan CPU. Bagaimana caranya? Simak penjelasan berikut ini.

Apa itu Mode Virtualisasi?

Sebelum membahas cara setting Bluestack biar ringan, perlu diketahui dulu apa itu Mode Virtualisasi. Mode ini adalah teknologi yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan OS (sistem operasi) atau aplikasi tanpa menggunakan hardware yang sebenarnya. Mode Virtualisasi bekerja dengan membuat lingkungan virtual seperti mesin virtual, sehingga aplikasi atau OS dapat berjalan seperti di perangkat keras asli.

Baca Juga:  Cara Setting Tiktok untuk Anak

Cara Mengaktifkan Mode Virtualisasi di BIOS

Untuk mengoptimalkan penggunaan CPU dan membuat Bluestack menjadi lebih ringan, hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan mengaktifkan Mode Virtualisasi di BIOS. Berikut adalah tahapan-tahapan cara mengaktifkan Mode Virtualisasi:

  1. Reboot komputer atau laptop dan tekan tombol F12, F11, F2, ESC, atau DEL. Tombol yang harus ditekan tergantung pada merk laptop atau komputer yang digunakan.
  2. Saat masuk ke BIOS, cari opsi Virtualization Technology atau Intel Virtualization Technology.
  3. Aktifkan opsi ini dan simpan pengaturan BIOS.
  4. Reboot kembali komputer atau laptop.

Cara Mengaktifkan Mode Virtualisasi di Windows

Jika pada pencarian di BIOS, mode virtualisasi tidak tersedia di PC atau laptop yang digunakan, pengguna masih bisa mengaktifkan mode virtualisasi dengan menggunakan aplikasi tambahan. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan adalah VirtualBox, yang dapat diunduh secara gratis melalui situs web VirtualBox. Berikut adalah langkah-langkah cara mengaktifkan mode Virtualisasi di Windows menggunakan VirtualBox:

  1. Unduh dan instal VirtualBox di PC atau laptop.
  2. Buka VirtualBox, buat mesin virtual baru dan atur sistem operasi yang akan dijalankan. Disarankan untuk memilih sistem operasi yang sama dengan mesin virtual yang dibuat.
  3. Buka Settings pada mesin virtual yang dibuat dan cari menu Virtualization.
  4. Aktifkan opsi “Enable VT-x/AMD-V”.
  5. Simpan pengaturan dan jalankan mesin virtual.
  6. Sekarang pengguna bisa menjalankan program atau game yang membutuhkan Virtualization Technology dan akan meningkatkan kinerja Bluestack.

Keuntungan Mengaktifkan Mode Virtualisasi

Mengaktifkan Mode Virtualisasi pada PC atau laptop yang digunakan memiliki beberapa keuntungan antara lain:

  1. Meningkatkan performa Bluestack sehingga aplikasi atau game yang dijalankan lebih ringan dan responsif.
  2. Meningkatkan stabilitas dan keamanan sistem operasi atau aplikasi yang dijalankan.
  3. Menjamin pengguna akan terhindar dari kerugian dan kehilangan data yang dapat mengancam integritas data.

Mengoptimalkan penggunaan CPU pada Bluestack dapat dilakukan dengan mengaktifkan Mode Virtualisasi. Cara setting Bluestack biar ringan dengan mengaktifkan Mode Virtualisasi sangat mudah dilakukan dengan menggunakan BIOS atau aplikasi tambahan seperti VirtualBox. Dengan cara ini, performa Bluestack bisa ditingkatkan dan meningkatkan kinerja virtual machine yang digunakan pada PC atau laptop pengguna. Selamat mencoba!

Menurunkan Jumlah RAM yang Dibutuhkan oleh Bluestacks

Bluestacks adalah emulator Android populer yang biasanya digunakan oleh gamer untuk memainkan game Android di PC mereka. Namun, terkadang Bluestacks dapat membuat komputer Anda menjadi lemot dan memakan banyak RAM.

Jika Anda ingin mencoba mempercepat kinerja Bluestacks, Anda dapat mengikuti tips berikut untuk menurunkan jumlah RAM yang dibutuhkan oleh Bluestacks.

1. Matikan Aplikasi atau Proses yang Tidak Dibutuhkan

Matikan aplikasi atau proses lain yang tidak diperlukan ketika Anda menggunakan Bluestacks. Banyak aplikasi yang berjalan secara otomatis ketika Anda menyalakan komputer Anda, sehingga memakan banyak RAM. Anda dapat mematikannya dengan membuka Task Manager. Cari aplikasi yang tidak diperlukan, klik kanan, dan pilih “Disable” atau “End Task”.

2. Sesuaikan Pengaturan Bluestacks

Jika Anda mengalami masalah dengan Bluestacks, Anda dapat mengubah beberapa pengaturannya untuk membuat Bluestacks lebih ringan. Di antara pengaturan yang dapat diubah adalah jumlah CPU dan RAM yang dialokasikan untuk Bluestacks.

Untuk mengatur pengaturan Bluestacks, jangan membuka aplikasi Bluestacks. Klik kanan pada file Bluestacks.exe – biasanya di C:\Program Files\Bluestacks – dan pilih “Properties”. Di sini Anda dapat mengubah pengaturan yang diperlukan.

Baca Juga:  Cara Setting TV Digital LG Tanpa Set Top Box

3. Setel Kualitas Grafik pada Bluestacks

Satukan kualitas grafik pada Bluestacks agar mendukung spesifikasi komputer Anda. Mengubah pengaturan grafik memungkinkan Bluestacks untuk bekerja lebih lancar karena akan memakan lebih sedikit RAM. Cara termudah untuk mengatur pengaturan grafik Bluestacks adalah dengan membuka aplikasi Bluestacks, menavigasi ke Pengaturan, dan mengklik sub-menu Tampilan. Pilih resolusi layar yang lebih rendah untuk mengurangi beban pada GPU.

Itulah tips untuk menurunkan jumlah RAM yang dibutuhkan oleh Bluestacks. Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat membuat Bluestacks lebih ringan dan lebih cepat di PC Anda. Semoga bermanfaat!

Mematikan Aplikasi dan Fitur yang Tidak Diperlukan pada Bluestacks

Bluestacks adalah emulator Android yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan aplikasi dan game Android di PC mereka. Namun, seperti halnya PC biasa, pengguna dapat mengalami masalah dengan kinerja Bluestacks yang lambat. Sebagai solusinya, pengguna dapat mematikan aplikasi dan fitur yang tidak diperlukan pada Bluestacks untuk membuatnya lebih ringan.

Berikut adalah beberapa langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mematikan aplikasi dan fitur yang tidak diperlukan pada Bluestacks:

1. Matikan Aplikasi yang Berjalan di Latar Belakang

Sebagian aplikasi mungkin masih berjalan di latar belakang ketika Bluestacks sudah berjalan. Ini membuat Bluestacks bekerja lebih berat dan lambat. Untuk mematikan aplikasi yang berjalan di latar belakang, pengguna dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  • Buka Bluestacks dan pilih ikon “Multi-Instance Manager” pada sidebar.
  • Pilih instance yang sedang digunakan.
  • Pilih “Manage Apps” dan matikan aplikasi yang tidak diperlukan.

Mematikan aplikasi yang berjalan di latar belakang dapat membantu meningkatkan kinerja Bluestacks dan menghemat sumber daya CPU dan memori.

2. Matikan Fitur Integrasi Sosial

Bluestacks memungkinkan pengguna untuk mengintegrasikan akun media sosial mereka, seperti Facebook dan Twitter, dengan emulator Android. Namun, integrasi sosial dapat memperlambat Bluestacks jika pengguna memiliki banyak akun terhubung. Untuk mematikan fitur integrasi sosial, pengguna dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  • Buka Bluestacks dan pilih ikon “Setting” pada sidebar.
  • Pilih “Preferences” dan matikan fitur integrasi sosial.

Mematikan fitur integrasi sosial dapat membantu meningkatkan kinerja Bluestacks dan menghemat sumber daya CPU dan memori.

3. Matikan Fitur Sync

Bluestacks memiliki fitur sinkronisasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan mengelola aplikasi dan data Android mereka dari beberapa perangkat. Namun, fitur sinkronisasi dapat memperlambat Bluestacks karena memerlukan sumber daya untuk memindahkan data. Untuk mematikan fitur sinkronisasi, pengguna dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  • Buka Bluestacks dan pilih ikon “Setting” pada sidebar.
  • Pilih “Preferences” dan matikan fitur sinkronisasi.

Mematikan fitur sinkronisasi dapat membantu meningkatkan kinerja Bluestacks dan menghemat sumber daya CPU dan memori.

4. Matikan Fitur Hardware Graphics Acceleration

Bluestacks memiliki fitur akselerasi grafis hardware yang memungkinkan emulator untuk menggunakan kartu grafis PC untuk meningkatkan kinerja. Namun, fitur akselerasi grafis hardware kadang-kadang dapat menyebabkan Bluestacks crash. Untuk mematikan fitur akselerasi grafis hardware, pengguna dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  • Buka Bluestacks dan pilih ikon “Setting” pada sidebar.
  • Pilih “Engine” dan matikan fitur akselerasi grafis hardware.

Mematikan fitur akselerasi grafis hardware dapat membantu mencegah crash dan menstabilkan kinerja Bluestacks.

Dengan mematikan aplikasi dan fitur yang tidak diperlukan pada Bluestacks, pengguna dapat membuat emulator Android lebih ringan dan lebih responsif. Langkah-langkah ini juga dapat membantu menghemat sumber daya CPU dan memori, dan memperpanjang umur baterai pada laptop pengguna.

Baca Juga:  Cara Setting IP di Android

Mengatur Resolusi Layar yang Sesuai dengan Tampilan Bluestacks

1. Mengapa Resolusi Layar Penting untuk Bluestacks?

Resolusi layar adalah lebar dan tinggi layar piksel yang menentukan seberapa jelas gambar bisa ditampilkan pada layar. Semakin tinggi resolusi layar, gambar terlihat semakin tajam dan jernih, namun semakin banyak piksel yang harus diproses oleh perangkat, semakin sulit untuk menjalankan aplikasi itu.

Jika PC atau laptop Anda tidak cukup kuat untuk menjalankan Bluestacks pada resolusi default, akan mempengaruhi kinerja keseluruhan emulator dan menyebabkan rendering tidak sempurna, kesalahan sistem yang tidak disengaja, atau bahkan kegagalan program.

2. Cara Mengatur Resolusi Layar Bluestacks

Langkah-langkah di bawah ini akan membantu Anda mengatur resolusi layar Bluestacks secara tepat dan memperbaiki kinerja emulator:

a. Buka pengaturan Advanced Engine

Bluestacks memungkinkan Anda mengatur resolusi layar dengan menggunakan fitur Advanced Engine. Caranya adalah dengan membuka Bluestacks, kemudian mengklik ikon roda gigi di sudut kanan bawah tampilan utama Bluestacks. Pilih tab Engine untuk membuka pengaturan Bluestacks.

b. Pilih Resolusi Layar

Setelah membuka pengaturan Engine, cari opsi “Resolution” dan pilih dari daftar turunannya. Semakin kecil resolusi layar, semakin banyak daya pemrosesan yang bersedia Bluestacks keluarkan. Untuk menghindari terlalu banyak konsumsi daya CPU, cobalah untuk memilih resolusi layar rendah sekitar 1280x720px.

c. Ubah DPI Layar

Bluestacks memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan lagi tulisan dan rasio aspek layar. Namun, jika Anda ingin mengurangi pemakaian CPU, Anda dapat mengubah DPI layar menjadi 240 atau 320. DPI mengukur jumlah piksel per inch (PPI) yang disajikan di atas layar Anda, dan semakin besar angka DPI menghasilkan tampilan foto dan teks menjadi lebih tajam dan jelas.

Cara menyelaraskan DPI layar adalah dengan membuka pengaturan “Advanced Engine,” dan mengubah angka 320 menjadi 240 di bagian “DPI” hingga tercapai area praktis dan stabil untuk kinerja Bluestacks.

d. Setel Resolusi otomatis

Bluestacks juga mengizinkan pengguna menggunakan pengaturan resolusi otomatis untuk perangkat. Untuk memastikan penginstalan secara otomatis, cari opsi “Auto” dan klik tombol kecil memutar di sebelah opsi tersebut.

3. Catatan Penting

Setelah mengatur ulang resolusi layar Bluestacks, matikan atau restart emulator terlebih dahulu. Kemudian buka ulang Bluestacks dan cek apakah ada perubahan yang terjadi pada kinerja emulator Anda. Ketika Anda mencoba memodifikasi resolusi layar Bluestacks, pastikan hanya agar sejalan dengan kebutuhan Anda, sehingga Anda dapat memaksimalkan pengalaman bermain game dengan meluangkan waktu yang lebih lama.

Resolusi layar yang salah bisa menyebabkan Bluestacks menjalankan aplikasi dengan lambat atau bahkan menghadapi kemungkinan kerusakan. Melakukan langkah-langkah di atas untuk mengatur ulang resolusi layar membantu Anda mengurangi beban CPU dan meningkatkan kinerja pemutaran.

Setelah mencoba berbagai pilihan pengaturan, pilihlah resolusi layar selaras dengan kebutuhan Anda. Semoga informasi ini berguna dan membantu Anda dalam pengalaman game menggunakan emulator Bluestacks. Selamat mencoba!