Cara Setting Google Chrome Untuk Membuka Situs Yang Diblokir
Cara Setting Google Chrome Untuk Membuka Situs Yang Diblokir

Cara Setting Google Chrome Untuk Membuka Situs Yang Diblokir

Di Indonesia, beberapa situs internet diblokir dari akses publik, dan ini biasanya terkait dengan isu-isu sensibel seperti pornografi, tindakan terorisme, dan keamanan nasional. Kebijakan ini telah mendapatkan banyak kritik dari para pemerhati hak asasi manusia dan aktivis kebebasan internet, yang menyatakan bahwa pembatasan ini mengganggu kebebasan berekspresi dan akses informasi di negara ini.

Namun, di sisi yang lain, pemblokiran juga dianggap sebagai upaya untuk melindungi masyarakat dari segala bentuk potensi bahaya yang dapat dihasilkan dari konten yang tersedia di internet. Dalam hal ini, pembatasan akses terhadap situs tertentu bermanfaat, terutama dalam mencegah penyebaran kejahatan dan merugikan kesehatan mental dan moral warga negara.

Memahami Alasan Situs Diblokir

Munculnya pembatasan akses terhadap internet adalah fenomena global yang mencapai banyak negara di seluruh dunia. Ini dilakukan sebagai usaha pemerintah dan regulator di seluruh dunia untuk mengatur penggunaan text dan media digital oleh masyarakat yang terus bertambah. Sebagai bagian dari upaya ini, banyak blokir telah diterapkan untuk memastikan bahwa masyarakat tidak menerima konten yang negatif atau berbahaya secara terbuka.

Karena itu, penting bagi pengguna internet di Indonesia untuk memahami alasan mengapa beberapa situs diblokir dan bagaimana hal tersebut juga dapat berdampak pada hak dan kebebasan mereka untuk mengakses internet. Ini artinya, kita harus lebih berhati-hati dalam mengakses internet dan menghindari mengunjungi situs yang terlarang, melanggar hak cipta, atau merugikan orang lain.

Terkait dengan hal ini, pemerintah menyediakan daftar situs yang dianggap bersifat berbahaya, yang dapat diakses dan diperbarui dari waktu ke waktu. Sebagai pengguna, Anda berhak mendapatkan daftar situs yang resmi untuk memastikan bahwa akses Anda terhadap internet diatur serta dibatasi dengan cara yang benar.

Menggunakan VPN atau Proxy untuk Mengakses Situs

Menggunakan VPN atau Proxy untuk Mengakses Situs

Jika metode di atas tidak berhasil atau jika tidak ingin mengubah pengaturan jaringan di komputer, maka dapat mencoba menggunakan layanan VPN atau proxy. VPN atau Virtual Private Network adalah jaringan yang memungkinkan mengakses internet secara anonim dan aman. Dengan menggunakan VPN, alamat IP komputer akan disembunyikan dan tergantikan dengan alamat IP dari layanan VPN yang digunakan.

Baca Juga:  Cara Setting Receiver Parabola untuk Internet

Untuk menggunakan VPN, terlebih dahulu harus memilih sebuah layanan VPN seperti NordVPN, ExpressVPN, atau CyberGhost VPN. Setelah itu, download dan instal software VPN pada komputer atau perangkat sendiri. Setelah menginstal, jalankan program VPN lalu pilih server dari negara yang ingin diakses. Baru kemudian, buka Google Chrome dan akses situs yang ingin dibuka.

Sementara itu, jika ingin menggunakan proxy, caranya tidak jauh berbeda dengan menggunakan VPN. Proxy adalah sebuah server yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan internet. Karena melalui proxy, sambungan internet akan melalui server sehingga dapat membuka situs yang mungkin diblokir oleh ISP.

Untuk menggunakan proxy, cukup buka Google Chrome, kemudian buka menu Pengaturan dengan menyentuh ikon panah ke bawah pada sisi kanan atas layar. Kemudian, pilih Opsi. Lalu, dalam tampilan Opsi, scroll ke bawah hingga menemukan bagian Lanjutan. Di sini, pilih bagian Terusan. Kemudian, aktifkan pengaturan proxy dengan menyentuh tombol slider. Setelah itu, masukkan url proxy yang ingin digunakan. Terakhir, simpan perubahan yang telah dilakukan.

Namun, hadirnya layanan VPN dan proxy juga menimbulkan sejumlah masalah yaitu koneksi yang lambat, beban komputer yang bertambah berat serta kurangnya keamanan. Kebanyakan layanan VPN gratis atau proxy merupakan sumber malapetaka bagi komputer. Terkadang, layanan VPN atau proxy gratis memanfaatkan komputer untuk mining atau memasang virus dan malware yang dapat merusak dan merugikan pengguna. Maka itu, saat menggunakan layanan VPN atau proxy, pastikan untuk menginstal layanan VPN atau proxy yang terpercaya dan berkualitas baik.

Mengaktifkan Fitur “Data Saver”

Google Chrome adalah salah satu browser paling terkenal dan paling banyak digunakan di seluruh dunia. Namun, seringkali dalam beberapa kasus, kita tidak dapat mengakses situs tertentu di Chrome karena diblokir. Mungkin situs tersebut dikunci oleh penyedia layanan Internet (ISP) atau pembatasan geografis, dll. Oleh karena itu, cara terbaik untuk membuka situs web yang diblokir di Chrome adalah dengan menggunakan fitur “Data Saver”.

Fitur “Data Saver” pada Chrome memungkinkan Anda untuk memuat halaman web lebih cepat dan menghemat kuota data internet dengan menggunakan teknologi kompresi data. Seiring dengan mempercepat akses ke situs yang diblokir, ini juga akan memungkinkan pengguna untuk menghemat penggunaan data internet mereka. Berikut adalah beberapa langkah sederhana untuk mengaktifkan fitur “Data Saver” pada Chrome.

1. Buka Menu Chrome

Pertama-tama, Anda perlu membuka menu Chrome di perangkat Anda. Anda dapat melakukannya dengan mengeklik ikon ‘tiga titik vertikal’ di sudut kanan atas browser Chrome di desktop atau perangkat Android Anda.

2. Masuk ke Settings

Setelah membuka menu Chrome, pilih opsi “Settings”.

Baca Juga:  Cara Setting Border Gateway Protocol (BGP) di Mikrotik

3. Aktifkan Data Saver

Setelah masuk ke pengaturan, gulir ke bawah hingga Anda menemukan “Data Saver” dan klik pada tombol “Aktifkan”.

Selamat, Anda telah berhasil mengaktifkan fitur “Data Saver” pada Chrome. Setelah mengaktifkan fitur ini, Anda akan dapat mengakses situs web yang diblokir lebih mudah dan lebih cepat, serta menghemat penggunaan data internet Anda. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan fitur ini, seperti perlu waktu lebih lama untuk memuat gambar di halaman web. Namun, secara keseluruhan, fitur “Data Saver” sangat berguna saat mengakses situs web yang diblokir di Chrome.

Terakhir, perlu diingat bahwa penggunaan fitur “Data Saver” hanya akan efektif pada situs yang menggunakan protokol HTTP, sedangkan situs web yang menggunakan protokol HTTPS tidak akan diakses melalui fitur ini. Oleh karena itu, Anda harus mencari metode alternatif untuk mengakses situs web yang menggunakan protokol HTTPS. Namun, dengan fitur “Data Saver” dalam Chrome, Anda sudah dapat membuka banyak situs yang diblokir.

Mengubah DNS pada Google Chrome

Apakah Anda sering mengalami kesulitan akses ke situs web tertentu karena diblokir? Jangan khawatir, Anda bisa mengatasi masalah tersebut dengan mengubah DNS pada browser Google Chrome. DNS (Domain Name System) merupakan sistem yang menghubungkan alamat IP mesin server dengan nama domain situs web. Dalam artikel ini akan dijelaskan secara lengkap cara mengubah DNS pada Google Chrome.

1. Buka Menu Pengaturan

Pertama, buka browser Google Chrome pada komputer atau laptop Anda. Lalu, klik tiga titik vertikal yang terletak di sudut kanan atas browser untuk membuka menu pengaturan. Kemudian, pilih opsi “Settings”.

2. Pilih Opsi “Advanced”

Kemudian, gulir ke bawah hingga menemukan opsi “Advanced”. Klik opsi tersebut untuk membuka submenu.

3. Pilih Opsi “DNS”

Selanjutnya, cari opsi “DNS” pada submenu dan klik untuk membuka halaman pengaturan DNS pada Google Chrome.

4. Ubah DNS dengan IP Server Baru

Pada bagian halaman pengaturan DNS, akan terdapat opsi “Automatic” dan “Custom”. Pilih opsi “Custom” untuk memasukkan IP server baru. Masukkan IP server baru pada kolom yang tersedia. Kemudian, klik “Save” untuk menyimpan perubahan.

Perlu diingat bahwa Anda harus mencari IP server yang cocok dan tingkat keamanan yang tepat agar dapat membuka situs yang diblokir dengan aman.

5. Uji Koneksi

Setelah menyelesaikan proses mengubah DNS pada Google Chrome, pastikan untuk menguji koneksi internet Anda dengan membuka situs yang tadinya diblokir. Jika masih gagal membuka situs, Anda bisa mencoba menyesuaikan lagi dengan cara mengganti IP server atau kembali ke pengaturan DNS “Automatic”.

Baca Juga:  Cara Setting Remote TV Sharp

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin mengatasi masalah akses ke situs yang diblokir. Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, Anda dapat membuka situs yang diblokir dengan aman melalui browser Google Chrome.

Menginstal Ekstensi Unblocker pada Google Chrome

Salah satu cara yang paling mudah dan efektif untuk membuka situs yang diblokir adalah dengan menginstal ekstensi Unblocker pada Google Chrome. Ekstensi ini memungkinkan pengguna untuk mengakses situs web yang biasanya tidak dapat diakses di negara atau wilayah tertentu. Berikut adalah caranya:

  1. Langkah pertama adalah membuka Google Chrome dan masuk ke Chrome Web Store. Anda dapat melakukan ini dengan mengetikkan “Chrome Web Store” di kotak URL atau dengan mengunjungi halaman utama Google Chrome dan klik pada “Chrome Web Store” di bagian bawah halaman.
  2. Setelah masuk ke Chrome Web Store, ketik “Unblocker” di kotak pencarian. Ketika hasil pencarian muncul, pilih “Unblocker” dan klik pada tombol “Add to Chrome”. Tunggu hingga proses instalasi selesai.
  3. Setelah instalasi selesai, ekstensi Unblocker akan muncul di Toolbar Chrome Anda. Anda dapat menggunakannya dengan mengklik tombol Unblocker di Toolbar Chrome kapan saja untuk membuka situs yang diblokir.
  4. Jika Anda ingin mengakses situs tertentu yang tidak dapat diakses selama kunjungan asli ke halaman tersebut, cukup klik tombol Unblocker di Toolbar Chrome dan masukkan URL situs yang ingin Anda buka. Setelah itu, klik tombol “Go” dan situs web akan terbuka dalam tab baru.
  5. Unblocker juga memungkinkan Anda untuk mengakses situs yang diblokir di mana saja di dunia. Misalnya, jika Anda sedang berada di negara yang memblokir situs tertentu, Anda masih dapat mengakses situs tersebut dengan menggunakan ekstensi Unblocker. Untuk menggunakannya, klik tombol Unblocker di Toolbar Chrome dan pilih “Proxy Settings” dari menu dropdown. Setelah itu, pilih lokasi atau server proxy yang ingin Anda gunakan dan klik tombol “Connect”. Setelah koneksi terjalin, Anda dapat membuka situs yang diblokir dari mana saja di dunia.
  6. Jangan lupa bahwa ekstensi Unblocker harus diaktifkan setiap kali Anda ingin membuka situs yang diblokir. Juga, pastikan untuk menonaktifkan Unblocker jika Anda tidak lagi menggunakannya untuk menghindari kelemahan keamanan.

Salah satu kelebihan dari ekstensi Unblocker adalah Anda dapat mengakses situs yang diblokir tanpa perlu membayar biaya langganan atau menggunakan perangkat lunak tambahan. Namun, pastikan bahwa Anda menggunakan ekstensi Unblocker dengan bijak dan tidak menyalahgunakannya untuk melakukan tindakan ilegal.