Cara Mengembalikan HP Yang Sudah Di Root

5 Cara Mengembalikan HP Yang Sudah Di Root

Cara Mengembalikan HP Yang Sudah Di Root – Untuk kalian yang senang menginstal Custom ROM dan suka oprek-oprek Android, root memang menjadi hal yang sangat penting. Tapi, selain bermanfaat, root juga punya efek samping yang cukup ngeselin, seperti bootloop dan kehilangan garansi.

Banyak pengguna HP Android yang bertanya-tanya, “Kalau kita reset pabrik, apakah rootnya hilang?” Nah, sebenarnya kita dengan mudah bisa mencari tutorial cara root berbagai tipe HP Android di internet. Tapi sayangnya, kebanyakan tutorial tersebut gak memberitahukan cara unroot-nya.

Ada beberapa situasi di mana kita harus tahu cara unroot HP Android. Kadang-kadang ada beberapa aplikasi yang ngambek dan gak mau jalan di HP Android yang udah diroot. Makanya, di postingan kali ini, SimakTekno bakal kasih panduan cara mengembalikan HP yang udah diroot ke setelan pabrik. Jadi, jangan buru-buru panik dulu kalau HP kamu udah diroot, ada jalan keluarnya kok!

Cara Mengembalikan HP Yang Sudah Di Root

Cara Mengembalikan HP Yang Sudah Di Root

Unroot adalah proses untuk menutup akses root pada HP Android dan mengembalikannya ke kondisi awal. Dengan kata lain, proses ini akan menghapus root dari sistem file.

Kadang-kadang, ada kasus di mana HP tidak di-root tetapi terdeteksi sebagai rooted. Hal ini biasanya terjadi ketika aplikasi root hilang, tetapi sistem file masih dalam keadaan rooted.

Sebelum kita melangkah ke panduan cara mengembalikan HP yang sudah di-root, ada beberapa manfaat dari unroot yang perlu kamu ketahui:

  1. Mengembalikan HP Android ke pengaturan default pabrik.
  2. Jika kamu ingin mengajukan klaim garansi HP Android, kamu perlu melakukan unroot terlebih dahulu.
  3. Unroot dapat membantu mencegah kerusakan seperti terkena virus pada HP yang sudah di-root.
  4. HP Android yang sudah di-root umumnya tidak akan mendapatkan pembaruan sistem melalui Over-The-Air (OTA). Oleh karena itu, agar bisa menerima notifikasi pembaruan sistem, kamu perlu mengembalikan HP yang sudah di-root ke pengaturan pabrik.

Jadi, jika kamu menemui masalah dengan HP yang sudah di-root, unroot bisa menjadi solusi yang tepat. Dengan melakukan unroot, HP kamu akan kembali seperti semula tanpa akses root yang potensial menyebabkan masalah.

Terdapat beberapa cara unroot HP Android yang akan dijelaskan dalam tutorial ini, dan dapat diterapkan pada hampir semua tipe dan merek HP Android, mulai dari Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, Lenovo, Huawei, dan lainnya.

Baca Juga:  Cara Setting CCTV V380 Pakai Data Seluler

Pastikan untuk mencadangkan data penting sebelum melakukan proses unroot. Selain itu, perhatikan bahwa unrooting HP Android dapat menghapus beberapa aplikasi atau file yang terkait dengan akses root.

Baca Juga: Cara Mengembalikan Warna Layar HP Oppo yang Hitam Putih

Cara Unroot HP Android Menggunakan Magisk

Aplikasi root dan manajemen berikutnya yang populer adalah Magisk. Magisk Manager biasanya digunakan pada HP Android terbaru seperti Xiaomi, Samsung, Oppo, untuk memudahkan instalasi Custom ROM.

Ketika menggunakan Magisk Manager, kamu akan menemukan beberapa opsi menu seperti berikut:

  1. Uninstall App : Jika kamu memilih opsi ini, hanya akses root pada ponsel yang akan dihapus. Namun, modul-modul Magisk yang telah terinstal tidak akan terhapus.
  2. Restore Image : Opsi ini digunakan untuk mengembalikan file Boot.img asli yang telah dibackup sebelumnya saat proses rooting.
  3. Complete Uninstall : Opsi ini digunakan untuk menghapus semua modul dan mengembalikan HP yang sudah diroot ke kondisi semula sepenuhnya.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengembalikan HP Android yang sudah diroot ke kondisi semula menggunakan Magisk Manager:

  1. Buka aplikasi Magisk Manager yang sudah terpasang setelah kamu melakukan rooting pada ponsel.
  2. Selanjutnya, cari opsi “Uninstall“.
  3. Tunggu hingga proses unroot selesai.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Magisk Manager akan menghapus akses root pada HP Android kamu. Namun, pastikan untuk memahami konsekuensi dan risiko yang mungkin timbul selama proses unroot ini.

Melakukan Hard Reset Ponsel

Apakah reset pabrik dapat menghilangkan root tergantung pada aplikasi yang digunakan saat melakukan root pada ponsel.

Jika metode-metode unroot sebelumnya belum berhasil, tidak ada salahnya mencoba melakukan reset ponsel ke pengaturan pabrik.

Untuk melakukan hard reset pada HP Android, ada dua cara umum yaitu melalui pengaturan ponsel dan melalui Mode Recovery. Kamu dapat menggunakan kolom pencarian di atas untuk mencari tutorial sesuai dengan merek dan model ponsel yang kamu gunakan.

Melalui pengaturan ponsel, langkah-langkah umumnya adalah:

  1. Buka Pengaturan pada ponsel kamu.
  2. Cari opsi “Pengaturan tambahan” atau “Sistem(nama opsi ini bisa berbeda-beda tergantung pada versi Android yang digunakan).
  3. Di dalam opsi tersebut, cari opsi “Pengaturan pabrik” atau “Reset pabrik“.
  4. Pilih opsi tersebut dan konfirmasikan tindakan tersebut.
  5. Tunggu proses reset pabrik selesai. Setelah selesai, ponsel akan memulai kembali dengan pengaturan pabrik.

Alternatifnya, jika ponsel tidak dapat diakses atau mengalami masalah serius, kamu dapat melakukan hard reset melalui Mode Recovery. Langkah-langkahnya akan berbeda untuk setiap merek dan model ponsel. Kamu dapat mencari tutorial khusus untuk ponsel kamu agar mendapatkan instruksi yang tepat.

Baca Juga:  Cara Mengembalikan Google Play Store yang Hilang di Android

Perlu diingat, hard reset akan menghapus semua data dan pengaturan pribadi pada ponsel, jadi pastikan untuk mencadangkan data yang penting sebelum melakukannya.

Cara Unroot HP Android Menggunakan SuperSU

Untuk mengembalikan HP Android yang sudah di-root ke kondisi semula, kita dapat menggunakan aplikasi SuperSU yang merupakan aplikasi manajemen akses root yang memungkinkan kita menghilangkan akses root dan mengembalikan HP ke pengaturan awal.

Berikut adalah langkah-langkah mengembalikan HP Android seperti semula menggunakan aplikasi SuperSU:

  1. Download dan instal aplikasi SuperSU dari Play Store di HP kamu.
  2. Setelah terinstal, buka aplikasi SuperSU dan masuk ke menu Pengaturan.
  3. Di menu Pengaturan, cari opsi “Unroot Penuh” atau “Full Unroot“. Tap opsi tersebut.
  4. Akan muncul konfirmasi unroot, pilih “Continue” atau “Uninstall“.
  5. Tunggu proses unroot selesai. Selama proses ini, HP Android kamu akan secara otomatis merestart.

Setelah proses restart selesai, HP Android kamu akan kembali ke kondisi awal tanpa akses root. Dengan menggunakan aplikasi SuperSU, kamu dapat dengan mudah menghilangkan akses root dan mengembalikan HP Android ke pengaturan non-root.

Pastikan untuk mencadangkan data penting sebelum melakukan proses unroot. Selain itu, perhatikan bahwa beberapa aplikasi atau file yang terkait dengan akses root mungkin akan dihapus selama proses unroot.

Cara Mengembalikan HP yang Sudah Di Root Dengan KingRoot

Salah satu aplikasi populer untuk melakukan root pada HP Android adalah KingRoot. Selain digunakan untuk rooting, KingRoot juga mendukung unrooting, yaitu mengembalikan HP Android yang sudah diroot ke kondisi semula.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk melakukan unroot HP Android menggunakan KingRoot:

  1. Pertama, unduh aplikasi KingRoot dan instal di HP Android kamu.
  2. Setelah terpasang, buka aplikasi KingRoot dan jalankan.
  3. Pada tampilan utama, cari dan pilih menu “Menu” atau “Tautan” di aplikasi KingRoot.
  4. Di dalam menu tersebut, cari opsi “Remove Root Permission” atau “Hapus Izin Root“. Pilih opsi tersebut.
  5. Tunggu beberapa saat hingga proses unroot selesai. KingRoot akan melakukan proses penghapusan akses root pada HP Android kamu.
  6. Setelah proses unroot selesai, sebaiknya restart HP Android kamu untuk menerapkan perubahan tersebut.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, HP Android yang sebelumnya sudah diroot akan dikembalikan ke kondisi semula atau non-root menggunakan KingRoot.

Namun, penting untuk diingat bahwa selalu ada risiko saat melakukan rooting atau unrooting pada HP Android. Pastikan untuk mencadangkan data penting sebelum melakukan proses unroot dan pahami konsekuensi yang mungkin terjadi selama proses ini.

Baca Juga:  Cara Setting Stik Wireless PS3

Cara Mengembalikan HP yang Sudah Di Root Dengan Instal Ulang Stock ROM

Jika cara-cara unroot sebelumnya tidak berhasil mengembalikan HP Android ke kondisi semula, langkah terakhir yang pasti berhasil adalah dengan menginstal ulang Stock ROM HP Android.

Untuk menginstal ulang Stock ROM, langkah-langkahnya bervariasi tergantung pada merek ponsel yang digunakan. Anda dapat mencari tutorial tentang cara flashing HP Android baik menggunakan PC atau tanpa PC melalui kolom pencarian di atas.

Flashing atau penginstalan ulang Stock ROM pada umumnya melibatkan langkah-langkah berikut:

  1. Persiapkan file firmware atau Stock ROM yang sesuai dengan merek, model, dan versi perangkat Anda. Anda dapat mengunduh file ini dari situs resmi produsen ponsel atau sumber tepercaya lainnya.
  2. Pastikan ponsel Anda dalam mode penginstalan ulang, seperti Mode Download atau Mode Fastboot. Cara masuk ke mode ini dapat berbeda-beda tergantung pada merek dan model ponsel Anda.
  3. Hubungkan ponsel Anda ke PC jika diperlukan, dan jalankan perangkat lunak flash yang sesuai. Ini bisa berupa program khusus seperti Odin untuk Samsung, Mi Flash Tool untuk Xiaomi, SP Flash Tool untuk MediaTek, atau perangkat lunak flashing lainnya yang direkomendasikan oleh produsen ponsel Anda.
  4. Ikuti instruksi dalam tutorial flashing yang Anda ikuti secara seksama. Biasanya, Anda perlu memilih file firmware yang tepat, memeriksa opsi pengaturan yang diperlukan, dan memulai proses flashing. Pastikan Anda telah mencadangkan data penting karena proses flashing dapat menghapus semua data pada ponsel.
  5. Tunggu hingga proses flashing selesai. Setelah selesai, ponsel akan memulai kembali dengan Stock ROM yang telah diinstal ulang.

Penting untuk memperhatikan bahwa menginstal ulang Stock ROM adalah proses yang rumit dan berisiko. Jika Anda tidak yakin atau tidak memiliki pengalaman sebelumnya, disarankan untuk mencari bantuan dari teknisi atau sumber yang terpercaya.

Baca Juga: 4 Cara Backup Data HP ke PC atau Laptop dengan Mudah

Demikian pembahasan yang telah teknadocnetwork.com rangkum mengenai beberapa cara mengembalikan HP yang sudah diroot. Kami harap tips tersebut dapat membantu pengguna yang mencari panduan tentang cara unroot HP Android.

Untuk memastikan apakah akses root telah dihilangkan atau belum, kamu dapat menggunakan aplikasi Root Checker. Aplikasi ini dapat membantu kamu memverifikasi apakah HP Android telah kembali ke kondisi non-root.

Selamat mencoba tips di atas, dan semoga tips tersebut menjadi solusi bagi mereka yang sedang mencari panduan cara unroot HP Android.