Cara Setting Jam kerja Fingerprint

Cara Setting Jam kerja Fingerprint

Cara Setting Jam kerja Fngerprint – Dalam dunia kerja, sistem absensi menjadi hal yang sangat penting. Proses absensi akan memudahkan perusahaan dalam mengetahui jam kerja karyawannya secara akurat.

Seiring dengan perkembangan teknologi, sistem absensi yang zaman dahulu menggunakan kertas absensi berganti dengan alat yang lebih modern, yaitu fingerprint. Alat ini memungkinkan karyawan untuk mencatat waktu masuk dan keluar serta absen lembur dengan mudah dan cepat. Cara setting jam kerja fingerprint juga cukup mudah dilakukan dan bisa dilakukan oleh siapa saja.

Pengenalan Alat Fingerprint untuk Setting Jam Kerja

Pengenalan Alat Fingerprint untuk Setting Jam Kerja

Fingerprint merupakan alat absensi yang memanfaatkan teknologi pemindai sidik jari untuk mencatat waktu kerja karyawan. Cara kerjanya bisa dibilang sangat mudah, yaitu setelah sidik jari Anda dikenali oleh mesin, maka jam kerja akan tercatat secara otomatis oleh sistem. Fingerprint sendiri memiliki beberapa jenis, yaitu fingerprint mobile, fingerprint portable, fingerprint kabinet, dan lain-lain.

Baca Juga:  Cara Agar Aplikasi TikTok Tidak Dibatasi

Fingerprint mobile merupakan alat absensi yang dapat dipindahkan ke berbagai tempat, sehingga cocok digunakan untuk perusahaan yang memiliki karyawan yang bekerja secara mobile atau berpindah-pindah tempat. Fingerprint portable biasanya memiliki kapasitas sensor yang lebih besar dibandingkan dengan fingerprint mobile.

Fingerprint kabinet biasanya digunakan pada perusahaan yang memiliki karyawan dengan jumlah yang banyak. Alat ini biasanya diletakkan di luar ruangan kantor dan karyawan akan memindai sidik jarinya secara bergilir pada waktu yang sudah dijadwalkan.

Cara setting jam kerja fingerprint pun terbilang mudah dan tidak memerlukan keahlian khusus.

  1. Pertama-tama, pastikan bahwa alat fingerprint sudah terkoneksi dengan listrik dan jaringan internet.
  2. Kemudian, buka software fingerprint dengan menggunakan PC atau laptop dan login menggunakan username dan password yang sudah tersedia.
  3. Setelah berhasil login, pilih menu “pengaturan” dan masukan waktu kerja, jenis cuti, libur, dan lain-lain pada kolom yang tersedia.
  4. Pastikan semua data yang dimasukkan sudah benar dan sesuai dengan aturan perusahaan.
  5. Simpan pengaturan yang sudah dilakukan dan kemudian periksa apakah pengaturan tersebut sudah tersimpan dengan baik.
  6. Selanjutnya, instruksikan karyawan untuk dapat memindai sidik jarinya pada alat fingerprint untuk melakukan absensi.
Baca Juga:  Cara Setting Google Maps Ganjil Genap

Caranya pun cukup mudah, yaitu dengan menempelkan jari pada sensor mesin hingga muncul notifikasi bahwa absensi berhasil tercatat. Namun, pastikan bahwa karyawan sudah terdaftar pada basis data yang ada di alat fingerprint sebelum melakukan absensi. Dalam penggunaan fingerprint, pastikan pula agar alat tetap terjaga kebersihannya dan posisinya selalu tetap.

Kini, dengan adanya alat fingerprint, perusahaan bisa lebih mudah dalam melakukan absensi karyawan. Proses input data juga bisa dilakukan dengan mudah dan cepat, hanya dengan beberapa klik saja. Maka, tidak heran apabila saat ini banyak perusahaan mengadopsi sistem absensi fingerprint di tempat kerjanya.