cara setting mesin absensi krisbow
cara setting mesin absensi krisbow

Cara Setting Mesin Absensi Krisbow

Cara Setting Mesin Absensi Krisbow – Sebagai pemilik bisnis atau pengelola HRD di sebuah perusahaan, memasang mesin absensi merupakan suatu hal yang penting untuk dilakukan. Mesin absensi benar-benar memudahkan dalam mencatat data absensi karyawan dan penghitungan pemakaian cuti.

Krisbow merupakan salah satu merk mesin absensi yang populer digunakan. Agar dapat berfungsi dengan baik, mesin absensi Krisbow perlu diatur dengan benar.

Cara Setting Mesin Absensi Krisbow

Berikut ini adalah beberapa langkah persiapan sebelum memasang mesin absensi Krisbow:

1. Pastikan Mesin Absensi Krisbow Sesuai Kebutuhan

Sebelum membeli mesin absensi Krisbow, pastikan mesin tersebut sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Krisbow memiliki beberapa jenis mesin absensi dengan kelebihan dan fungsi yang berbeda-beda. Ada mesin absensi sidik jari, mesin absensi kartu, dan mesin absensi wajah. Pilihlah jenis mesin absensi yang sesuai dengan jumlah karyawan dan karakteristik bisnis perusahaan.

Jika jumlah karyawan banyak dan jam kerja cukup fleksibel, maka disarankan memilih mesin absensi sidik jari yang lebih akurat dan efisien penggunaannya.

Sedangkan jika perusahaan tidak memiliki banyak karyawan atau jam kerja cenderung tetap, mesin absensi kartu atau wajah dapat menjadi pilihan.

Dengan sesuai kebutuhan, maka mesin absensi Krisbow akan berfungsi secara optimal.

2. Tentukan Posisi Mesin Absensi Krisbow

Setelah membeli mesin absensi Krisbow, langkah selanjutnya adalah menentukan posisi mesin tersebut. Pastikan mesin absensi ditempatkan pada tempat yang strategis dan mudah diakses oleh karyawan.

Jangan letakkan mesin absensi dalam ruangan yang terlalu gelap atau tertutup karena akan mempersulit karyawan saat memasukkan data absensi mereka.

Pilihlah lokasi mesin absensi Krisbow yang aman dan biasanya terletak di dekat pintu atau area kerja karyawan.

3. Persiapkan Listrik dan Internet

Mesin absensi Krisbow memerlukan listrik dan koneksi internet untuk beroperasi. Pastikan ada saluran listrik yang dekat dengan posisi mesin absensi dan memiliki daya yang mencukupi.

Selain listrik, perusahaan perlu memberikan koneksi internet untuk mesin absensi agar data absensi selalu terhubung ke server. Jika terkendala dengan masalah koneksi, maka mesin absensi tidak akan berfungsi dengan baik.

Persiapkan infrastruktur ini dengan baik agar mesin absensi Krisbow dapat beroperasi dengan lancar.

4. Undang Teknisi Krisbow

Agar mesin absensi Krisbow berfungsi dengan sempurna, perusahaan perlu mengundang teknisi Krisbow untuk memasang dan mengatur mesin tersebut. Teknisi Krisbow merupakan spesialis yang dapat membantu dalam mengatur dan mengelola mesin absensi Krisbow dengan benar.

Undanglah teknisi Krisbow untuk memasang, mengatur, dan melakukan pelatihan pada mesin absensi Krisbow agar lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Dengan mengundang teknisi Krisbow, maka akan meminimalisir kesalahan dalam pengaturan mesin absensi Krisbow.

5. Training Bagi Karyawan

Setelah mesin absensi diinstalasi dan diatur, perusahaan perlu melakukan training bagi karyawan. Pelatihan dilakukan agar karyawan bisa memahami cara menggunakan mesin absensi Krisbow dengan benar dan efektif.

Dalam pelatihan tersebut, karyawan akan diberikan pengenalan tentang mesin absensi Krisbow, mulai dari cara menggunakan mesin hingga cara mengisi data absensi dengan benar.

Disamping itu, karyawan akan dikelompokkan dengan pembagian shift agar proses absensi menjadi lebih efisien dan tepat waktu tanpa terjadi kesalahan dalam menginput data.

Baca Juga:  Cara Setting Jam Huawei Band 6

Dengan melakukan langkah-langkah persiapan tersebut, maka mesin absensi Krisbow siap untuk digunakan dan membantu perusahaan dalam mengatur absensi karyawan secara akurat dan efisien.

Hubungkan Mesin dengan Komputer

Mesin absensi krisbow adalah alat yang sangat populer digunakan untuk mendata kehadiran karyawan di berbagai perusahaan. Cara kerjanya yang simpel dan mudah digunakan, membuat alat ini menjadi sangat diminati.

Akan tetapi, ada satu tahapan lagi yang harus dilakukan agar mesin absensi krisbow dapat digunakan dengan maksimal, yaitu menghubungkan mesin tersebut dengan komputer. Berikut ini adalah langkah-langkah mudah yang dapat dilakukan untuk menghubungkan mesin absensi krisbow dengan komputer.

1. Pastikan Anda sudah memiliki kabel USB

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa anda sudah memiliki kabel USB yang digunakan untuk menghubungkan mesin absensi krisbow dengan komputer. Dalam paket pembelian, kabel USB biasanya sudah termasuk bersama dengan mesin absensi, dengan panjang yang sudah disesuaikan agar tidak terlalu pendek dan mudah diatur.

2. Pasang Driver dari CD dalam Paket Pembelian

Setelah memastikan bahwa Anda sudah memiliki kabel USB yang sesuai, langkah selanjutnya adalah memasang driver mesin absensi krisbow yang ada dalam paket pembelian. Untuk memasang driver ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyalakan komputer dan memasukkan CD driver yang sudah disediakan dalam paket pembelian mesin absensi. Kemudian, pilih opsi “install driver” di skrin yang muncul.

Setelah itu, silahkan ikuti instruksi yang muncul dan klik “next” untuk proses instalasi dilakukan. Ketika proses instalasi sudah selesai dilakukan, restart komputer Anda untuk memulai penggunaan driver tersebut. Pastikan bahwa driver tersebut sudah terhubung dengan benar dengan mesin absensi krisbow. Jika sudah, maka komputer sudah siap digunakan untuk meng-upload data absensi dari mesin krisbow anda.

3. Download Aplikasi Khusus

Setelah berhasil menghubungkan mesin absensi krisbow dengan komputer, langkah selanjutnya agar penggunaan mesin absensi lebih mudah adalah dengan mengunduh aplikasi khusus. Aplikasi ini ditujukan untuk membantu pengguna mengelola data presensi karyawan secara lebih mudah dan cepat. Aplikasi ini bisa didapatkan secara gratis melalui situs resmi Krisbow ataupun melalui layanan yang disediakan untuk mendukung penggunaan mesin absensi ini secara lebih efektif.

Dengan mengikuti langkah mudah di atas, Anda sudah siap menghubungkan mesin absensi krisbow dengan komputer Anda. Sehingga Anda dapat dengan mudah mendapatkan semua data kehadiran karyawan Anda secara cepat dan akurat. Hal ini akan sangat membantu proses manajemen karyawan yang lebih baik dan efektif.

Registrasi Pegawai yang Akan Digunakan Mesin Absensi

Hal pertama yang harus dilakukan untuk menggunakan mesin absensi Krisbow adalah melakukan registrasi pegawai yang akan menggunakan mesin tersebut. Langkah ini sangat penting sehingga sistem absensi bekerja dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Registrasi pegawai pada mesin absensi dilakukan dengan cara mengunduh software aplikasi Krisbow di komputer, laptop atau perangkat lainnya yang tersedia. Setelah itu, instal aplikasi Krisbow pada mesin absensi dan mulailah mendaftarkan data pegawai.m Mesin absensi dapat membaca data pegawai yang telah terdaftar sehingga dapat langsung digunakan untuk absen harian.

Pada tahap ini, pastikan seluruh data yang dimasukkan adalah benar dan akurat. Data yang dimasukkan adalah nomor induk pegawai (NIP), nama lengkap, nomor telepon, serta foto pegawai. Pastikan data foto pegawai juga diambil dengan resolusi yang cukup tinggi agar begitu mesin absensi mampu mengenali wajah pegawai dengan lebih mudah. Selain itu, pastikan bahwa nomor telepon yang dimasukkan adalah benar sehingga dapat memudahkan pegawai dalam mengakses mesin absensi.

Dalam melakukan registrasi pegawai pada mesin absensi Krisbow, pastikan pula bahwa seluruh data yang dimasukkan akan bersifat rahasia dan aman. Data yang dimasukkan hanya dapat diakses oleh pegawai yang terdaftar pada mesin tersebut dan tidak dapat diakses oleh pihak lain yang tidak berhak.

Selain itu, pastikan juga bahwa mesin absensi Krisbow yang digunakan telah memiliki fitur keamanan yang baik untuk melindungi data pegawai. Beberapa fitur keamanan yang dapat dimiliki oleh mesin absensi Krisbow antara lain adalah password pengguna, pemindai sidik jari, dan pemindai wajah. Dengan fitur-fitur ini, pegawai dapat lebih aman dalam menggunakan mesin absensi Krisbow dan perusahaan dapat memastikan bahwa data pegawai terlindungi dengan baik.

Baca Juga:  Cara Setting TV LED ke Digital

Setelah semua data pegawai telah dimasukkan pada mesin absensi Krisbow, pastikan bahwa seluruh pegawai telah melakukan pelatihan penggunaan mesin absensi. Pelatihan ini sangat penting dikarenakan jika pegawai belum memahami cara penggunaan mesin absensi, hal ini dapat mengganggu sistem absensi perusahaan. Dalam pelatihan ini, pastikan bahwa seluruh pegawai telah memahami cara pemakaian dan mengetahui bagaimana cara mengatasi jika terdapat masalah pada mesin absensi.

Untuk mendapatkan hasil penggunaan mesin absensi Krisbow yang maksimal, pastikan semua persyaratan dalam registrasi pegawai telah terpenuhi dengan baik. Selain itu, pastikan bahwa mesin absensi yang digunakan selalu dalam kondisi terbaik sehingga dapat digunakan secara optimal. Selalu melakukan perawatan mesin absensi dan menjaganya dari kerusakan akan memastikan bahwa mesin absensi Krisbow dapat digunakan untuk jangka waktu yang cukup lama dan memberikan hasil yang optimal bagi perusahaan.

Atur Fungsi-Fungsi Mesin Absensi Krisbow

Bagi para pebisnis atau manajer karyawan, mesin absensi menjadi sebuah kebutuhan penting agar kehadiran karyawan dan jam kerja dapat termonitor dengan lebih akurat dan terjamin. Dan salah satu mesin absensi yang populer di Indonesia adalah mesin absensi Krisbow. Cara setting mesin absensi Krisbow terbilang mudah dan praktis, namun tetap perlu diperhatikan beberapa hal untuk membuatnya berfungsi dengan optimal.

1. Setting Waktu

Langkah pertama yang perlu dilakukan saat akan memulai mengatur mesin absensi Krisbow adalah dengan mengatur waktu dalam mesin tersebut, supaya switch on dan off mesin absensi serta shift-shiftnya dapat diprogram dengan lebih cepat dan terstruktur.

Caranya, tekan tombol menu dan pilih mode setting, lalu tekan tombol ok. Setelah itu, ketik angka 1 dan tekan tombol ok. Pilih waktu dan tekan tombol ok. Tanggal dan hari pun harus diset. Kemudian setelah itu, pilih menu jam sholat jika sesuai dengan keperluan perusahan Anda. Catatan penting ketika Anda sedang setting waktu adalah memerhatikan format tanggal yang di setting, untuk beberapa mesin absensi, dapat menyesuaikan format tanggal yang digunakan.

2. Setting Konfigurasi Mesin

Setting konfigurasi mesin absensi Krisbow dilakukan untuk melakukan penyesuaian koneksi mesin dengan software absensi yang digunakan. Sebagai contoh apabila menggunakan software terbaru biasanya dibutuhkan koneksi mesin dengan menggunakan IP Address atau jaringan komputer agar bisa mendeteksi mesin absensi.

Untuk mengatur konfigurasi mesin ini, langkah-langkahnya hampir sama dengan setting waktu diatas. Pertama, tekan tombol menu, mode setting, dan tombol ok. Setelah itu, ketik angka 3 dan tekan tombol ok. Input IP address dari mesin absensi pada komputer, lalu setelah itu masukkan subnet mask, gateway, dan DNS. Jangan lupa untuk menyimpan setelan atau konfigurasi mesin Anda dengan mengklik “Save” agar informasinya tersimpan dan tertata dengan baik di mesin absensi Krisbow Anda.

3. Setting Report Data

Hal ini sangat penting jika Anda ingin memanfaatkan data absensi pada mesin ini di dalam aplikasi pengelolaan karyawan yang digunakan oleh perusahaan. Setelah menyesuaikan konfigurasi mesin, pilih menu report output. Setelah itu, pilih jenis output yang hendak digunakan. Misalnya, SD Card atau USB flashdisk. Setelah itu masukkan kartu SD atau USB flashdisk ke mesin absensi Krisbow, lalu pilih “Read”. Data absensi karyawan Anda akan tersimpan dalam format Excel atau CSV.

4. Setting Sensor Fingerprint

Fungsi mesin absensi Krisbow menjadi lebih akurat dengan adanya sensor sidik jari atau fingerprint yang digunakan. Untuk mengatur fungsi mesin absensi Krisbow dengan sensor fingerprint, langkah yang pertama dilakukan adalah registrasi fingerprint pada mesin tersebut.

Caranya adalah dengan menekan tombol menu dan pilih mode setting atau pengaturan pada mesin absensi Krisbow. Setelah itu, masukkan password dasar, dan pilih angka 3 pada menu pengaturan. Kemudian pilih Fingerprint Registration lalu ketik 1 dan tekan OK.

Baca Juga:  Cara Mengembalikan Warna Layar HP Oppo yang Hitam Putih

Anda dapat membuat pengaturan secara detail pada menu fingerprint sensor, yang membuat penggunannya menjadi lebih sensitif dan terakhir pada menu security untuk mencegah terjadinya kesalahan atau manipulasi data di mesin absensi Krisbow.

Dengan mengetahui cara setting mesin absensi Krisbow di atas, Anda bisa dengan mudah menggunakan mesin absensi ini. Hal yang perlu diingat adalah, jangan lupa untuk menyimpan setelan atau konfigurasi Anda dengan baik dan pastikan hukum dan peraturan yang berkaitan dengan penggunaan mesin absensi telah dipatuhi.

Uji Coba Mesin Absensi dan Troubleshooting Masalah-Masalah yang Terjadi

Jika Anda telah berhasil melakukan setting mesin absensi Krisbow dengan benar, maka tahap selanjutnya adalah melakukan uji coba pada mesin tersebut. Uji coba perlu dilakukan guna memastikan bahwa mesin absensi Krisbow sudah siap digunakan oleh karyawan dalam kegiatan absensi mereka sehari-hari.

Caranya, silahkan lakukan beberapa langkah yang telah ditentukan, yaitu:

  1. Identifikasi jenis absensi yang akan digunakan, fingerprint atau kartu RFID. Kemudian, lakukan registrasi sidik jari karyawan dengan benar jika memakai teknologi fingerprint atau melakukan pendaftaran kartu RFID pada menu registrasi. Pastikan tidak ada kesalahan dalam pendaftaran data untuk menghindari kekeliruan penggunaan data.
  2. Setelah die-set, lakukan absensi uji coba dengan menggunakan teknologi fingerprint atau kartu RFID. Pastikan absensi yang dilakukan berhasil tercatat pada mesin absensi Krisbow. Anda juga dapat melihat melalui data karyawan yang ada di menu report, hasil absensi yang telah mereka lakukan.
  3. Pastikan mesin absensi terhubung ke komputer dengan baik. Jika menggunakan koneksi LAN atau wifi, pastikan jaringan dapat digunakan oleh mesin absensi untuk mengirim data absensi ke dalam sistem.
  4. Cek ulang pengaturan jam pada mesin absensi Krisbow sudah sesuai dengan waktu di komputer. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan jam pada mesin absensi jika ada perbedaan saat pergantian waktu (hari dan jam).
  5. Jika sudah melakukan uji coba, dan mengalami masalah dalam penggunaan mesin absensi Krisbow seperti kesulitan registrasi sidik jari atau kartu RFID dan kegagalan dalam sistem absensi, ada beberapa masalah umum yang mungkin terjadi.

Berikut adalah beberapa masalah tersebut dan solusi cara mengatasinya:

a. Masalah pada sidik jari

Jika Anda mengalami masalah pada sidik jari yang tidak terdaftar dengan benar, silahkan cek ulang apakah sidik jari sudah terdaftar atau tidak. Pastikan juga sidik jari yang dicoba uji pada mesin absensi Krisbow sama dengan sidik jari yang telah terdaftar. Jika belum terdaftar, lakukan registrasi ulang sidik jari dengan benar. Pastikan kualitas sidik jari yang dicoba sudah mencukupi, tidak basah atau kotor dan dijamin dalam kondisi jari yang bersih.

b. Mesin tidak terhubung ke jaringan

Jika mesin tidak terkoneksi dengan jaringan internet, silahkan cek ulang koneksi LAN atau wifi, apakah sudah terhubung dengan baik atau belum. Pastikan juga jaringan wifi atau LAN dapat digunakan oleh mesin absensi Krisbow. Jika semua sudah dilakukan, coba lakukan kembali absensi pada mesin Krisbow.

c. Kegagalan pada sistem absensi

Jika Anda mengalami kegagalan pada sistem absensi, seperti data absensi tidak tercatat dengan benar, silahkan cek ulang koneksi mesin Krisbow dengan sistem yang digunakan. Pastikan juga seluruh pengaturan mesin sudah benar dan sesuai dengan konfigurasi sistem yang digunakan.

Kesimpulannya, uji coba mesin absensi Krisbow merupakan tahap penting yang harus dilakukan sebelum mesin digunakan oleh karyawan dalam kegiatan absensi mereka. Jika mengalami masalah, pastikan Anda mengetahui tindakan perbaikan yang harus dilakukan. Dengan melakukan pengecekan dan penanganan masalah secara cepat, pastinya bisa membuat mesin absensi Krisbow bekerja dengan baik dan optimal sebagai alat bantu absensi kerja rutin karyawan.